minggu itu di senin kelelahanku
temanku duduk mengundang ramainya mata
aku pun duduk
memasang mata
dan menemukan satu
bening dan tajam
menatapku
berpaling
menatapku
berpaling
menatapku
berpaling
aku bersiap lalu mendekat
tampaklah satu itu berbalut hitam hitam hitam putih
kurangkaikan pandanganku meski seperti bicara terbata-bata
berulang-ulang karena satu yg berubah-ubah
sungguh aku terpikat
satu yg terlewat, tidak akan aku lewatkan
berhenti
aku seperti hilang pita suara
jari telunjuk berbicara pada lengan atasnya
menatapku
aku luntur keseluruhan
hanya bisa menunjukkan sketsa wajahnya
tanpa bertanya nama
aku memberikan padanya
kenangan dan arah untuk menemukanku
"makasih"
"tapi ga mirip" terdengar akrab
bahasa dan pengucapan tak berasal dari tempat yang jauh
aku melewatkannya karena bahasa malu-malu "ga usah"
dan benar-benar terlewat setelah beberapa lama
aku melihat di jalur tengah dengan sesak
di sudut angkutan semoga ia tak merasa terdesak penumpang lain
aku tersudut di tepi trotoar
harapan yang sesak nafas
begitu sesak nafasku melihat satu untuk terakhir hari itu
hingga aku menliskan ini sudah terceritakan berkali-kali
yang aku yakin mereka akan mendengar ini menjadi kisah
aku yakin akan menemukannya
satu yang tak sengaja cantik.
Posted on facebook:
temanku duduk mengundang ramainya mata
aku pun duduk
memasang mata
dan menemukan satu
bening dan tajam
menatapku
berpaling
menatapku
berpaling
menatapku
berpaling
aku bersiap lalu mendekat
tampaklah satu itu berbalut hitam hitam hitam putih
kurangkaikan pandanganku meski seperti bicara terbata-bata
berulang-ulang karena satu yg berubah-ubah
sungguh aku terpikat
satu yg terlewat, tidak akan aku lewatkan
berhenti
aku seperti hilang pita suara
jari telunjuk berbicara pada lengan atasnya
menatapku
aku luntur keseluruhan
hanya bisa menunjukkan sketsa wajahnya
tanpa bertanya nama
aku memberikan padanya
kenangan dan arah untuk menemukanku
"makasih"
"tapi ga mirip" terdengar akrab
bahasa dan pengucapan tak berasal dari tempat yang jauh
aku melewatkannya karena bahasa malu-malu "ga usah"
dan benar-benar terlewat setelah beberapa lama
aku melihat di jalur tengah dengan sesak
di sudut angkutan semoga ia tak merasa terdesak penumpang lain
aku tersudut di tepi trotoar
harapan yang sesak nafas
begitu sesak nafasku melihat satu untuk terakhir hari itu
hingga aku menliskan ini sudah terceritakan berkali-kali
yang aku yakin mereka akan mendengar ini menjadi kisah
aku yakin akan menemukannya
satu yang tak sengaja cantik.
Posted on facebook:


0 komentar:
Posting Komentar